HurufHening

Tuesday, April 28, 2009

Patah Diujung Ranting

Menyepi ke dalam senja. (@ mymodernmet.com)
Aku tak tahu harus memulai cerita ini dari mana. Cerita ini bukan bermula dari apa yang akan aku ceritakan, melainkan mengapa ia harus aku ceritakan, agar tak menjadi duri sehingga luka menjadi semakin perih dan duka meraja dalam sebuah kisah hidup yang semestinya harus ada dan memang ada sejak rotasi waktu berputar untuk pertama kalinya.

Akan tetapi sesungguhnya aku ingin menumpahkan ceritaku ini kedalam sebuah cawan hidup, dan akan menjadi penghias waktu yang menjelma dalam bentuk yang tidak kelihatan tetapi berjalan dalam usia yang selalu saja tua dan semakin menua.

Inilah ceritaku!

Di musim-musim yang lalu aku pernah berada dalam dunia romantisme yang seandainya kamu melihatnya dengan hati buta itu bukan romantisme. Dunia yang kumasuki itu bukanlah persinggahan dari pengembaraan panjang sang pengembara, melainkan aku telah tersesat dan terperangkap dalam dunia itu. Dan ketika itu juga aku ditemukan oleh pengembara lain yang bukan berasal dari bangsa pengembara, melainkan ia berasal dari bangsa khayalan.

Ia memiliki rupa yang sangat menawan. Begitu menawannya rupa itu sehingga aku tertawan dalam pencarian sebuah oasis yang penuh dengan mata air dan mengalirkan kebeningan sebagai lambang penuntasan akan dahaga dalam petualangan cinta dan cita.

Dalam pengembaraanku yang meletihkan itu, aku telah ditemukan dan demikian juga aku telah menemukan, bahwa aku berada pada kenyataan yang sebelumnya belum pernah kurasakan dalam setiap perjalanan musim.

Akhirnya aku merasakan hidupku tidak seperti sebuah patung manusia, yang memiliki raut wajah yang sangat sempurna akan tetapi tidak dapat menghembuskan nafasnya sekalipun.

Perputaran waktu pada saat itu tidak pernah aku lewatkan begitu saja sehingga berlalu dengan sia-sia. Bersama dia yang telah menemukan aku, aku tak pernah berusaha untuk menepiskan arti sebuah kebahagiaan yang telah bersemayam dalam lubuk hatiku.

Rasa yang dulu hidup dan haus di dalam kekeringan, saat itu menjadi basah dan penuh dengan kesejukan yang menyegarkan setiap kenangan seiring dengan pergantian siang dan malam.

Didalam dia yang memiliki rupa menawan itu, ternyata aku telah menemukan dia yang sesungguhnya. Itu semua terjadi begitu saja setelah aku belajar menghayatinya dengan segenap akal dan jiwaku.

Namun, ketika hatiku telah berada dalam suasana keikhlasan, arti dari sebuah penerimaan, Aku tersentak dan berada dalam keputusasaan yang tenggelam bersama kekecewaan.

Setelah aku pergi sejenak untuk mencari sebuah makna baru dalam setiap tarikan nafasku di tempat lain, dia yang memiliki rupa yang menawan itu pergi begitu saja tanpa meninggalkan jejak kasih yang dapat aku uraikan dengan pikiran dan hatiku.

Saat itu, yang ada telah menjadi tiada, itulah kenyataan. Kejadian yang aku alami saat itu tak dapat aku ceritakan kepada siapapun kecuali hanya kuresapi dalam detak jantungku yang akan merubahnya dalam perjalanan musim.

Cermin kebahagiaan yang telah aku temukan dalam pengembaraanku pada saat itu telah hancur berkeping-keping. Jernihnya oasis yang berisi dengan kesejukan, saat itu mengering dengan tiba-tiba dan menguap entah kemana.

Dia yang memiliki rupa yang menawan itu tak lagi berada dalam pandangan mata yang nyata atau dalam penghayatan kebahagiaan yang akan selalu ada, melainkan dia telah hilang dan membekas dalam tangisan imajinasiku.

Dunia romantisme yang telah aku masuki itu tak dapat lagi aku tinggali dalam asa akan keindahan yang hakiki. Semuanya telah berlalu, itulah kenyataan.

Dengan sisa asaku yang masih tersimpan dalam perbendaharaan hatiku, aku berusaha untuk bangkit dari perasaanku yang terhimpit dan penuh sesak dalam kerumunan mimpi-mimpi malam.

Walau dengan langkah yang gontai, kumulai lagi perjalananku. Ingin kusinggahi setiap perhentian dimana di dalamnya selalu ada cerita yang tak pernah aku ketahui sebelumnya apakah ada suka atau selalu saja duka yang menemani aku dalam kelelahanku.

Patah Diujung Ranting Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Kepala Jiwa

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

HurufHening